Cirebon, JendelaJabar.com – Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Cirebon menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung program Jabar Beraksi 2025, yang akhirnya membawa daerah tersebut meraih penghargaan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas keberhasilan Forum PKBM dalam menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi warga belajar Paket C setara SMA.
Ketua Forum PKBM Kabupaten Cirebon, Sanaji, S.Pd.I, M.Pd., mengungkapkan bahwa perjalanan menuju prestasi ini penuh tantangan. Salah satu kendala utama adalah membangun motivasi belajar di kalangan warga paket, terutama anak-anak yang sebelumnya putus sekolah.
“Kita tahu sendiri, membujuk anak-anak paket untuk belajar itu tidak mudah. Namun saat ini, Alhamdulillah, mereka sudah masuk kategori mau belajar dan siap mengikuti ujian TKA Paket C setara SMA,” ujar Sanaji saat diwawancarai RRI pada Jumat, 20 Februari 2026.
Menurut Sanaji, TKA menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat belajar warga. Banyak peserta yang memiliki impian melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, bekerja, atau bahkan menjadi pengusaha setelah menyelesaikan pendidikan Paket C.
“Hasilnya, dengan adanya TKA, mereka bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Itu yang membuat mereka semakin semangat,” tambahnya.
Sebelum mengikuti TKA, warga belajar harus menempuh proses pendidikan selama tiga tahun dan mengikuti berbagai asesmen. TKA sendiri merupakan program pemerintah yang bertujuan mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta melalui ujian berbasis komputer, sebagai indikator kualitas pendidikan nonformal.
Forum PKBM Kabupaten Cirebon menargetkan seluruh peserta hadir pada pelaksanaan TKA. Bahkan, warga belajar yang sedang merantau di luar kota diminta pulang untuk mengikuti ujian, agar tidak ada yang tertinggal.
“Target kami sederhana, jangan sampai ada peserta yang tidak hadir saat TKA. Bahkan yang sedang merantau di Jakarta atau Bandung kami minta pulang untuk mengikuti ujian,” jelas Sanaji.
Jumlah peserta Paket C yang mengikuti TKA di Kabupaten Cirebon mencapai ratusan hingga ribuan orang. Keberhasilan ini menjadi bukti meningkatnya partisipasi dan kesadaran masyarakat terhadap pendidikan nonformal.
Selain dukungan internal, kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan pemerintah desa juga menjadi kunci sukses. Forum PKBM aktif bersilaturahmi ke desa-desa untuk mendata anak putus sekolah, sehingga mereka memiliki kesempatan kembali mengenyam pendidikan melalui program kejar paket.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendidikan nonformal melalui PKBM tidak hanya membuka akses belajar bagi mereka yang tertinggal, tetapi juga berperan strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Cirebon.
Tim Redaksi
