Majalengka , jendelajabar.com – Tepat satu tahun kepemimpinan Bupati Eman Suherman dan Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan periode 20 Februari 2025 hingga 20 Februari 2026, menjadi momen refleksi arah pembangunan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Selama setahun, berbagai langkah strategis telah diambil untuk memperkuat fondasi kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meskipun waktu satu tahun tergolong singkat dalam proses pembangunan, periode awal ini cukup untuk menorehkan kebijakan, menghadirkan perubahan bertahap, dan meneguhkan komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan publik.
Di bawah kepemimpinan Eman–Dena, pembangunan Majalengka difokuskan pada kolaborasi lintas sektor, inovasi kebijakan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang responsif. Pemerintah daerah menghadirkan tata kelola pemerintahan lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan adaptif.
Beberapa langkah yang dijalankan antara lain percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, serta optimalisasi layanan publik yang inklusif dan efisien. Strategi ini diharapkan mendorong daya saing daerah di tengah dinamika pembangunan nasional.
“Momentum satu tahun kepemimpinan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan capaian, tetapi juga refleksi strategis untuk menatap masa depan Majalengka Saekeun,” ujar Bupati Eman Suherman, Jumat, 20 Februari 2026.
Dengan semangat “sakedik demi sakedik, saeutik demi saeutik,” pemerintah daerah menegaskan pembangunan harus ditempuh secara bertahap namun konsisten. Satu tahun berkarya menjadi awal pengabdian panjang untuk mewujudkan visi besar: Majalengka Saekeun, lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Tim Redaksi
