Bandung Barat – Upaya pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus dilanjutkan hingga hari kesepuluh operasi, Senin (2/2/2026). Personel Lanud Husein Sastranegara bersama Tim SAR gabungan tetap menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam misi kemanusiaan tersebut, meski dihadapkan pada medan yang berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kegiatan pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan unsur TNI AU, Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. Untuk memaksimalkan efektivitas pencarian, area terdampak dibagi ke dalam tiga sektor utama, yakni sektor Alpha, Bravo, dan Charlie.
Di setiap sektor, tim SAR menerapkan metode pencarian yang disesuaikan dengan karakteristik medan dan tingkat risiko di lapangan. Pencarian dilakukan secara manual menggunakan peralatan evakuasi, penggalian material longsor, serta pemantauan visual di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban.
Komandan Lanud Husein Sastranegara menegaskan bahwa meskipun operasi telah memasuki hari kesepuluh, semangat personel tidak surut. Seluruh unsur yang terlibat tetap mengedepankan keselamatan, koordinasi, dan ketelitian dalam setiap tahapan pencarian.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Setiap sektor diawaki personel yang berpengalaman, dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan mengingat potensi longsor susulan masih ada,” ujar salah satu perwira di lokasi operasi.
Selain fokus pada pencarian korban, tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan kondisi tanah dan cuaca secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana lanjutan. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar setiap perkembangan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Kehadiran personel TNI Angkatan Udara melalui Lanud Husein Sastranegara menjadi wujud nyata komitmen TNI AU dalam operasi kemanusiaan. Prinsip “Jauh di Langit, Dekat di Hati” tercermin dari keterlibatan aktif prajurit dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban ditemukan, dengan harapan dapat memberikan kepastian dan ketenangan bagi keluarga korban. Tim SAR gabungan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian demi keselamatan bersama serta mendukung kelancaran proses evakuasi.
Tim Redaksi
